Pameran Seni Limbah dan Ekspresi Perempuan Anti-kekerasan

Pameran Kesenian Limbah Anti Kekerasan Perempuan

Pameran Kesenian Limbah Anti Kekerasan Perempuan

Mulai hari ini hingga Senin pekan depan, Bentara Budaya Yogyakarta menggelar pameran bertajuk Seni Limbah dan Ekspresi Perempuan Anti-kekerasan. Pameran ini sebagai bagian dari kampanye anti-kekerasan kepada perempuan

Pameran Seni Limbah ini diikuti oleh 12 perempuan dan seorang lelaki pegiat masyarakat sadar limbah yang mengikutsertakan komunitas Lestari dan satu komunitas pengrajin bambu yang dipimpin oleh ibu Martini. Latar belakang seniman perempuan berasal dari seniman profesional, pengrajin, pengusaha, akademisi, dan aktivis akar rumput.

Karya-karya tiga dimensi yang dipamerkan merupakan hasil pengolahan dari berbagai limbah. Misalnya, limbah plastik, keramik, logam, kawat. Ada pula limbah perlengkapan perempuan dan kliping koran, batik, kayu, rajutan, pandan, batu, dan bambu. Penikmat seni bisa membeli beberapa karya seni massal dari limbah yang dibuat oleh beberapa seniman.

Dalam pameran tersebut juga akan diluncurkan buku Seni Limbah dan Ekspresi Perempuan Anti-kekerasan yang disunting oleh Farsijana Adeney-Risakotta dan diterbitkan oleh Selendang Ungu Press. Selain itu, sepanjang pameran itu diadakan pula kegiatan konsultasi trauma healing yang dikelola oleh Koalisi Perempuan Indonesia Wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta.

Advertisement

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.